belajar hukum tajwid

Hukum Tajwid Surat Ar-Rahman Ayat 6-10

Hukum Tajwid Surat Ar-Rahman Ayat 6-10

Surat Ar-Rahman merupakan surat yang yang ke-55 dalam Al-Quran. Hukum tajwid apa saja yang ada dalam surat Ar-Rahman?

Pada tulisan kali ini, Nubada.id akan menjabarkan hukum tajwid pada surat Ar-Rahman ayat 6-10

Untuk membaca al-Quran yang baik dan benar, diharapkan agar mempelajarinya secara langsung kepada seorang guru.

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari al-Quran dan mengajarkannya.”
(H.R. Al-Bukhari)

Mau Belajar Baca Al-Quran?

Nubada.id mengadakan kelas membaca Al-Quran mulai dari kelas anak-anak hingga dewasa. Menggunakan metode yang mudah dipahami sehingga proses belajar lebih singkat dan tepat.
Informasi Selanjutnya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 6

وَٱلنَّجْمُ وَٱلشَّجَرُ يَسْجُدَانِ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Alif lam syamsiyah pada  وَٱلنَّ sehingga huruf lam dibaca melebur (wan-na)

2. Sifat qalqalah pada huruf  جْ  dalam kata   وَٱلنَّجْمُ sehingga huruf  جْ dibaca memantul (wan-najmu)

3. Alif lam syamsiyah pada  وَٱلشَّ sehingga huruf lam dibaca melebur (wasy-sya)

4. Mad aridh lisukun pada دَانِ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (daan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

wan-najmu wasy-syajaru yasjudaan

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 7

وَٱلسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ ٱلْمِيزَانَ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Alif lam syamsiyah pada  وَٱلسَّ sehingga huruf lam dibaca melebur (was-sa)

2. Mad wajib muttasil pada مَآءَ  dalam kata ٱلسَّمَآءَ sehingga dibaca panjang 4/5 harakat (maa)

3. Mad thabi’i pada هَا  dalam kata رَفَعَهَا sehingga dibaca panjang 2 harakat (haa)

4. Alif lam qamariyah pada ٱلْمِ sehingga huruf lam dibaca jelas (al-mi)

5. Mad thabi’i pada  مِي  dalam kata  ٱلْمِيزَانَ sehingga dibaca panjang 2 harakat (mii)

6. Mad aridh lisukun pada  زَانَ  dalam kata  ٱلْمِيزَانَ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (zaan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

was-samaa-a rafa’ahaa wa wadha’al-miizaan

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 8

اَلَّا تَطْغَوْا فِى الْمِيْزَانِ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Mad thabi’i pada  لَّا  dalam kata  اَلَّا  sehingga dibaca panjang 2 harakat (laa)

2. Sifat qalqalah pada huruf  طْ  dalam kata  تَطْغَوْا sehingga huruf  طْ dibaca memantul (tathghau)

3. Alif lam qamariyah pada  الْمِ sehingga huruf lam dibaca jelas (al-mi)

4. Mad thabi’i pada  مِي  dalam kata  ٱلْمِيزَانَ sehingga dibaca panjang 2 harakat (mii)

5. Mad aridh lisukun pada  زَانَ  dalam kata  ٱلْمِيزَانَ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (zaan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

al-laa tathghau fil-miizaan

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 9

وَاَقِيْمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيْزَانَ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Mad thabi’i pada  قِيْ  dalam kata  اَقِيْمُوا  sehingga dibaca panjang 2 harakat (qii)

2. Alif lam qamariyah pada  الْوَ  dalam kata  الْوَزْنَ sehingga huruf lam dibaca jelas (al-wa)

3. Alif lam qamariyah pada  بِالْقِ  dalam kata  بِالْقِسْطِ sehingga huruf lam dibaca jelas (bil-qi)

4. Mad thabi’i pada  لَا  sehingga dibaca panjang 2 harakat (laa)

5. Alif lam qamariyah pada  الْمِ sehingga huruf lam dibaca jelas (al-mi)

6. Mad thabi’i pada  مِي  dalam kata  ٱلْمِيزَانَ sehingga dibaca panjang 2 harakat (mii)

7. Mad aridh lisukun pada  زَانَ  dalam kata  ٱلْمِيزَانَ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (zaan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

wa aqiimul-wazna bil-qisthi wa laa tukhsirul-miizaan

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 10

وَالْاَرْضَ وَضَعَهَا لِلْاَنَامِۙ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Alif lam qamariyah pada  الْاَرْ  dalam kata  الْاَرْضَ sehingga huruf lam dibaca jelas (al-ar)

2. Mad thabi’i pada هَا  dalam kata ضَعَهَا sehingga dibaca panjang 2 harakat (haa)

3. Mad aridh lisukun pada  نَامِۙ  dalam kata  لِلْاَنَامِۙ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (naam)

Secara keseluruhan cara membacanya:

wal-ardha wa dha’ahaa lil-anaam

Nubada.id

Di Nubada, kamu bisa mendaftar kelas umum maupun kelas privat sesuai dengan kebutuhan. Bekerjasama dengan pengajar yang berpengalaman, insyaAllah belajar baca al-Quran jadi lebih menyenangkan.

Belajar Hukum Tajwid
belajar hukum tajwid

Hukum Tajwid Surat Ar-Rahman Ayat 1-5

Hukum Tajwid Surat Ar-Rahman Ayat 1-5

Surat Ar-Rahman merupakan surat yang yang ke-55 dalam Al-Quran. Hukum tajwid apa saja yang ada dalam surat Ar-Rahman?

Pada tulisan kali ini, Nubada.id akan menjabarkan hukum tajwid pada surat Ar-Rahman ayat 1-5

Untuk membaca al-Quran yang baik dan benar, diharapkan agar mempelajarinya secara langsung kepada seorang guru.

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari al-Quran dan mengajarkannya.”
(H.R. Al-Bukhari)

Mau Belajar Baca Al-Quran?

Nubada.id mengadakan kelas membaca Al-Quran mulai dari kelas anak-anak hingga dewasa. Menggunakan metode yang mudah dipahami sehingga proses belajar lebih singkat dan tepat.
Informasi Selanjutnya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 1

ٱلرَّحْمَـٰنُ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Alif lam syamsiyah pada ٱلرَّ sehingga huruf lam dibaca melebur (ar-ra)

2. Mad thabi’i pada  مَـٰ sehingga dibaca panjang 2 harakat (maa)

3. Mad aridh lisukun pada مَـٰنُ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (maan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

ar-rahmaan

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 2

عَلَّمَ ٱلْقُرْءَانَ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Alif lam qamariyah pada ٱلْقُرْ sehingga huruf lam dibaca jelas (al-qur)
2. Mad aridh lisukun pada ءَانَ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (aan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

‘allamal-qur-aan

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 3

خَلَقَ ٱلْإِنسَـٰنَ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Alif lam qamariyah pada ٱلْإِ sehingga huruf lam dibaca jelas (al-i)

2. Ikhfa pada ٱلْإِنسَـٰ karena pertemuan nun sakinah dengan huruf sin sehingga dibaca samar dengan ghunnah (ingsaa)

3. Mad aridh lisukun pada سَـٰنَ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (saan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

‘khalaqal-ingsaan

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 4

عَلَّمَهُ ٱلْبَيَانَ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Alif lam qamariyah pada ٱلْبَ sehingga huruf lam dibaca jelas (al-ba)

2. Mad aridh lisukun pada يَانَ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (yaan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

‘allamahul-bayaan

Hukum tajwid Ar-Rahman ayat 5

ٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ بِحُسْبَانٍۢ

Hukum tajwid yang terdapat pada ayat ini adalah:

1. Alif lam syamsiyah pada  ٱلشَّمْ sehingga huruf lam dibaca melebur (asy-syam)

2. Alif lam qamariyah pada  وَٱلْقَ sehingga huruf lam dibaca jelas (wal-qa)

3. Mad aridh lisukun pada بَانٍۢ sehingga dibaca panjang 2/4/6 harakat dan huruf terakhir menjadi waqaf (baan)

Secara keseluruhan cara membacanya:

asy-syamsu wal-qamaru bihusbaan

Nubada.id

Di Nubada, kamu bisa mendaftar kelas umum maupun kelas privat sesuai dengan kebutuhan. Bekerjasama dengan pengajar yang berpengalaman, insyaAllah belajar baca al-Quran jadi lebih menyenangkan.

Belajar Hukum Tajwid
belajar ngaji online

Belajar Ngaji Online Bisa Menjadi Solusi di Masa Pandemi

belajar ngaji online

Belajar ngaji online merupakan salah satu fasilitas yang kami berikan kepada kaum Muslimin sebagai sarana untuk belajar membaca Alquran dengan baik dan benar, meskipun jaraknya jauh dari lokasi kami.

Di era yang serba digital seperti saat ini, ada banyak kemudahan yang bisa kita manfaatkan untuk meraih kebaikan. Salah satunya adalah dengan belajar membaca Alquran dengan baik.

Tidak dipungkiri bahwa membaca Alquran adalah amalan atau ibadah yang mulia dan agung. Ada banyak pahala yang bisa kita raih dengan membaca Alquran. Maka, sayang sekali apabila kita mengabaikannya atau menyia-nyiakannya.

Namun, kita juga harus menyadari bahwa membaca Alquran dengan benar tidak datang begitu saja, tetapi melalui proses belajar. Apabila ada di antara kita ada yang belum bisa membaca Alquran, segerakan untuk belajar membaca Alquran agar tidak terlalu lama menunda kebaikan.

Dan apabila sudah bisa membaca Alquran, pastikan bahwa bacaannya sudah benar, dengan cara datang kepada orang yang bagus bacaan Alqurannya dan minta agar bacaan kita dikoreksi.

Apabila ada kekurangan dari bacaan kita, jangan segan untuk belajar lagi. Dan belajar lah kepada guru yang bagus bacaannya, supaya bisa memperbaiki bacaan kita dan menambah yang kurang dari bacaan kita, sampai bacaan kita pun menjadi benar.

Pertanyaannya, lantas bagaimana jika di sekitar kita, tidak ada guru atau lembaga yang mengajarkan Alquran dengan metode yang tepat?

Menurut kami, mencari guru atau lembaga yang tepat lebih diutamakan, meskipun jaraknya agak jauh. Jika tidak memungkinkan untuk datang ke lokasi belajar, bisa melalui sarana kelas jarak jauh atau kelas belajar mengaji online.

Namun, tetap harus belajar dengan seorang guru. Dan tidak disarankan belajar secara otodidak atau mandiri melalui youtube atau video-video lainnya tanpa didampingi guru.

Selain karena faktor jarak, belajar ngaji online juga bisa menjadi solusi atau jalan keluar di saat pandemi seperti saat ini, di mana kita harus menghindari kerumunan dan sebisa mungkin berdiam diri di rumah agar wabah covid-19 tidak semakin menjalar.

Bagaimana cara belajar mengaji online atau jarak jauh di Nubada?

Seperti yang sudah disampaikan di awal, bahwa belajar Alquran harus tetap melalui seorang guru (ini menjadi pedoman dan pegangan kami). Oleh karena itu, meskipun pembelajaran melalui media online, guru tetap menjadi prioritas dalam mengajarkan Alquran.

Adapun media yang kami gunakan untuk belajar mengaji Alquran online adalah Zoom Meeting atau Google Meet.

Dua media ini, menurut kami sangat efektif untuk mengajar jarak jauh. Karena kita bisa menampilkan bahan ajar di layar monitor, sehingga memudahkan peserta untuk menerima pelajaran karena fokus di satu titik.

Metode belajar membaca Alquran online di Nubada, tidak ada bedanya dengan belajar secara offline (tatap muka langsung); baik secara durasi maupun metode pembelajaran, bahkan program bimbingan Alquran pun sama. Adapun yang membedakannya hanya lah media belajarnya saja.

Sementara untuk pembagian kelas; kelas laki-laki dan kelas perempuan dipisah. Dengan pengajar laki-laki untuk peserta laki-laki (ikhwan). Sedangkan pengajar perempuan untuk peserta yang perempuan (akhwat). Pemisahan kelas ini berlaku untuk kelas offline maupun online.

Program Belajar Ngaji Online:

Belajar Ngaji Online Program Dasar

Program ini diperuntukkan bagi mereka yang belum bisa membaca Quran sama sekali bahkan mengenal huruf Hijaiyah pun belum. Tidak hanya anak-anak yang bisa mengikuti program ini, orang tua pun masih bisa belajar di program ini jika belum bisa membaca Quran.

Satu hal yang harus diingat, tidak perlu malu untuk mulai belajar karena Anda tidak sendirian.

Pada program ini peserta akan belajar tentang mengenal huruf-huruf dan cara pengucapannya, baik dalam bentuk tunggal maupun sambung.

Kemudian belajar tentang sukun dan tasydid, tanwin serta panjang pendek bacaan dan diakhiri dengan belajar tentang lam qamariah dan lam syamsiah.

Selesai program ini peserta sudah bisa membaca Alquran –insya Allah

Untuk mendaftar program DASAR DEWASA ONLINE, bisa klik di sini

Pra Tahsin

Program Pra Tahsin merupakan program bimbingan baca quran untuk peserta yang sudah bisa membaca Quran, namun masih terbata-bata dan masih sering tertukar di beberapa huruf. Program ini juga merupakan program lanjutan dari peserta yang sudah dinyatakan lulus dari program Dasar.

Pada program ini, peserta berlatih untuk memperlancar bacaan dengan modul yang sudah kami siapkan. Pada program ini, peserta juga berlatih panjang pendek bacaan dan peralihan dari satu kata ke kata yang lain.

Pada peserta yang masih terbata-bata, kebanyakan kendalanya adalah saat peralihan dari satu kata ke kata yang lain.

Selain itu, peserta juga akan mempelajari bagaimana membedakan huruf yang memiliki kemiripan bunyi, sehingga tidak tertukar antara huruf satu dengan huruf lainnya.

Misalnya; latihan membedakan antara huruf hamzah dengan huruf ‘ain, antara ta’ dengan tha’, dan lain sebagainya.

Program pra tahsin ditutup dengan latihan cara berhenti (waqaf) pada suatu bacaan.

Belajar Ngaji Online Program Tahsin

Jika Anda sudah bisa membaca AlQuran tetapi tidak yakin dengan pengucapan hurufnya atau panjang pendeknya, Anda bisa bergabung dengan peserta lain di program Tahsin ini.

Pada program ini, Anda sudah mulai belajar bagaimana mengucapkan huruf-huruf Hijaiyah dengan benar (Makharijul Huruf) dan sifat-sifatnya.

Selain memperbaiki pengucapan huruf, baik dari segi makhraj maupun sifatnya, pada program tahsin juga peserta akan berlatih pengucapan panjang pendek bacaan.

Selanjutnya peserta akan belajar bagaimana membaca nun dan mim tasydid dan cara membaca nun mati atau tanwin ketika bertemu dengan huruf hijaiyah.

Untuk mendaftar program TAHSIN DEWASA ONLINE, bisa klik di sini

Tajwid

Ini merupakan program tingkat empat dari rangkaian level bimbingan Alquran di Nubada.

Mereka yang sudah lulus mengikuti tes pada program tahsin bisa melanjutkan di program Tajwid. Pada program Tajwid ini, teori tajwid dibahas secara lengkap dan detail.

Silakan menuju artikel berikut (Program Tajwid) jika ingin mengetahui apa saja yang dipelajari pada pada program Tajwid.

Talaqqi

Program Talaqqi adalah program lanjutan dari program tajwid. Di sini peserta akan belajar tentang jalur sanad bacaan hingga belajar tentang ragam bacaan dalam riwayat Hafsh jalur Syatibiyyah.